Minggu, 25 Maret 2018

Perusahaan Kecil

Perusahaan Kecil
            Kewirausahaan  dapat dimulai dari suatu perusahaan kecil (small Bussines) yang kepemilikannya bisa diperoleh dari tiga cara yaitu dengan meneruskan usaha orang tua atau membeli perusahaan yang telah ada serta dengan cara memulai usaha yang sama sekali baru.Pada cara pertama pada umumnya remaja mulai dengan belajar sambil membantu bekerja pada perusahaan orang tuanya dan kemudian  meneruskan usaha tersebut sesudah orang tuanya tidak lagi mampu melanjutkan usahanya karena faktor  usia yang sudah lanjut.Masalah yang banyak muncul adalah jika memulai usaha yang baru sama sekali sebab dalam hal ini harus disiapkan suatu perencanaan yang cukup matang.Hal ini dikarenakan pada awal usaha kecil tersebut perusahaan belum memperoleh konsumen yang pasti.Demikian pula pengusaha masih harus banyak belajar dalam memilih bahan baku,sediaan dan tenaga kerja yang terampil.
Dalam kaitan tersebut terdapat beberapa alternative untuk suksesnya pengembangan usaha kecil,yaitu :
1.     Faktor-faktor komplementer dari tenaga kerja terus dikembangkan terutama tenaga pimpinanyaitu disamping memiliki sikap kewirausahaan juga sikap manajerial.
2.     Diupayakannya untuk pengembangan industri kecil pengolahan hasil pertanian dalam berbagai skala yang berlokasi diwilayah pedesaan.Hal ini dimaksudkan agar dapat menyerap tenaga kerja dipedesaan.
3.     Untuk memperkuat sumber daya tamping kesempatan kerja sektor industri agar di upayakan lebih banyak lagi hubungan keterkaitan antara sub sektor Industri Besar dan Sedang dengan sub sektor industry kecil atau perusahaan kecil.

Perbedaan antara perusahaan keci dan perusahaan besar :

*Perusahaan Kecil
-Pada umumnya dipimpin dan dikelola oleh pemiliknya
-Struktur organisasinya sederhana dan masih banyak perangkapan tugas atau jabatan pada seseorang.
-Persentase kegagalan usaha relative cukup tinggi
-Kesulitan untuk mengembangkan usaha dikarenakan sulit memperoleh pinjaman dengan syarat lunak.


*Perusahaan Besar
-Pada umumnya dikelola atau dipimpin oleh manajer professional
-Struktur organisasinya kompleks dan sudah ada spesialisasi pekerjaan.
-Persentse kegagalan usaha relative rendah
-Modal jangka panjang relative lebih mudah diperoleh untuk pengembangan usaha.

Kegagalan usaha dari perusahaan kecil disebabkan beberapa faktor berikut ini :
1.     Kurang dapat mendeteksi pasar dan perubahan-perubahan persaingan
2.     Terlalu sedikitnya pengetahuan manajer tentang ekonomi dan kurang mampunya manajer dalam mengelola sumber daya manusia.
3.     Tidak membuat perencanaan keuangan dan keadaan darurat dalam bisnis.
4.     Tidak adanya budaya untuk bekerja keras dengan jam kerja yang panjang.
5.     Pimpinan kurang mampu mendelegasikan tudas dan tanggung jawab kepada karyawannya (kurang ada rasa percaya)
6.     Tidak menyelenggarakan catatan-catatan transaksi keuangan dengan baik sehingga sering kali sistem control terhadap persediaan barang dan piutang kurang seksama.
7.     Banyak membiarkan kredit yang tidak bijaksana.
8.     Tidak bersedia menggunakan media promosi untuk mengenalkan produk/jasa.

Alasan perlunya pengembangan perusahaan kecil :
1.     Perusahaan kecil melibatkan atau menyerap sejumlah besar sumber daya manusia termasuk didalamnya para wirausahawan atau calon-calon wirausahawan.
2.     Dalam jangka pendek dapat mengatasi pembagian pendapatan yang belum merata dan juga mengatasi masalah pengangguran.
3.     Dapat mempertinggi kemampuan produktfi sumber daya manusia,karena mereka dapat belajar pada tempat mereka bekerja.
4.     Dalam jangka panjang dapat meningkatkan kecepatan perusahaan struktur ekonomi disemua daerah.

Langkah-langkah nyata untuk pengembangan perusahaan kecil
1.     .Penyebarluasan dan pengembangan minat berusaha (sense of business).
2.     .Pemberian bantuan kredit dari bank dengan syarat lunak bagi para pengusaha kecil.
3.     Peningkatan keterampilan angkatan kerja dengan perluasan kesempatan kerja.
4.     Perbaikan keterampilan personalia perbankan,terutama dalam pemberian layanan kepada para pengusaha kecil yang ingin mengembangkan usahanya dengan menambah modal melalui pengambilan kredit bank.
5.     Membentuk atau mengaktifkan kembali sentra-sentra indusrti kecil dipedesaan untuk memperluas kesempata kerja dipedesaan yang pada gilirannya akan dapat mencegah arus urbanisasi.
6.     Pembatasan investasi pada industry pada modal dan memperbanyak perluasan kesempatan berusaha dengan cara mendorong terbentuknya sistem mitra usaha dan “bapak angkat” antara perusahaan besar dan perusahaan kecil.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jenis Sistem Perekonomian

 Jenis-jenis sistem perekonomian antara lain :  A.Merkantilisme Berdasarkan faham merkantilisme,Negara berusaha mendapatkan emas sebany...