Minggu, 25 Maret 2018

Jenis Sistem Perekonomian

 Jenis-jenis sistem perekonomian antara lain : 
A.Merkantilisme
Berdasarkan faham merkantilisme,Negara berusaha mendapatkan emas sebanyak-banyaknya melalui perdagang luar negeri anggapan faham ini bahwa perdagangan merupakan sumber kekayaan.Diusahakan nilai ekspor supaya lebih tinggi daripada nilai impor dan kelebihan nilai itu harus dibayar oleh luar negeri dengan emas.Negara menekan impor barang sebaiknya mendukung kegiatan ekspor barang.Sebagai akibat adanya faham tersebut,maka mengalirlah emas ke dalam negeri.Pada masa itu pertanian tidak banyak mendapat perhatian,sehingga timbul tantangan dari mereka yang mementingkan pertanian.Maka timbulah faham baru yang dipelopori oleh Quesnay (1974),yaitu physiocrat,ialah bahwa untuk mencapai kemakmuran,manusia membutuhkan bahan atau barang yang nyata dan ini hanya dapat dihasilkan oleh bidang pertanian.

B.Kapitalisme
Didalam sistem perekonomian ini seseorang bebas untuk memiliki kekayaan,memiliki perusahaan,bersaing secara bebas dalam pasar,seseorang bebas dalam memilih dan membuat barang/jasa yang diinginkan.Kebebasan ini disebut dengan “Leissez faire”.Seseorang bebas bertindak sejauh uang yang mereka miliki dan merupakan penggerak utama dari kegiatan perekonomian kapitalis.
Menurut Adam Smith (1723-1790) dalam bukunya “The Wealth of Nations”menyebutkan adanya tangan tidak kentara dalam persaingan (The invisible hand of competition).Hal ini berarti bahwa banyak individu yang memasuki dunia usaha,tetapi karena perusahaan dapat berhasil dalam persaingan dengan perusahaan lain,secara relative dapat dikatakan bahwa yang kalah adalah kurang efisien.Keluarnya dari persaingan ini disebut dengan “tangan tidak kentara”.
Jadi dalam Sistem Kapitalisme ini terdapat tiga sifat pokok yaitu :
1.     Hak milik atas barang modal ada ditangan orang perseorangan.
2.     Harga barang atau jasa ditentukan oleh permintaan dan penawaran (ekonomi pasar)
3.     Dijamin adanya persaingan bebas,kebebasan untuk berdagangan dan mempunyai pekerjaan,kebebasan untuk mengadakan kontrak serta kebebasan untuk hak milik dan kebebasan untuk mendapatkan keuntungan.

C.Komunisme
Didalam sistem perekonomian komunisme,peranan pasar untuk menentukan arah produksi hampir tidak ada.Jika perekonomian Kapitalisme diisebut Ekonomi pasar,maka perekonomian Komunisme dikatakan Ekonomi pemerintah yang bersifat totaliter atas keputusan ekonomi yang dibuat.Disini hak milik seseorang dihapuskan,semua masyarakat adalah karyawan Negara.Kebebasan politik diawasi secara ketat.

D.Fasisme
Disamping merupakan bentuk pemerintahan (ditaktor),Fasisme juga merupakan bentuk perekonomian.Dalam Fasisme yahng seringkali disebut Negeri Usaha,pemerintah memiliki semua industry.Disini orang bebas memilih tempat yang diinginkan atas persetujuan pemerintah.

E.Sosialisme
Di Negara-negara yang menganut faham sosialisme,Pemerintahnya bersifat demokrasi.Dalam bidang perekonomian pemerintah secara tidak langsung mendorong kegiatan ekonomi dengan merencanakan Anggaran Belanja,sistem perpajakan,ekspor,dan yang lainnya.Jadi didalam perekonomian sosialisme seseorang secara relative bebas untuk memilih usaha atau pekerjaan yang diinginkan,tetapi pemerintah turut campur tangan dengan berusaha menyesuaikan kebutuhan individu dengan kebutuhan masyarakat.Dalam hal ini pemerintah hanya meguasai perusahaan-perusahaan yang vital bagi kepentingan masyarakat agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi dengan adil dan merata.

F.Demokrasi Ekonomi
Perekonomian di Indonesia cenderung menuju sistem perekonomian sosialis,tetapi dengan mendasarkan diri pada Pancasiladan UUD 1945.Pasal 23,27,33,dan 34 UUD 1945 menjadi ciri dari penerapan Demokrasi Ekonomi di Indonesia.
Menurut pasal-pasal tersebut,Demokrasi Ekonomi diIndonesia mengundang ciri-ciri sebagai berikut :
1.     Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan.
2.     Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
3.     Bumi,air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
4.     Sumber-sumber kekayaan Negara dipergunakan dengan pemufakatan Lembaga-lembaga Perwakilan rakyat serta pengawasan terhadap kebijakan ada pada Lembaga-lembaga Perwakilan rakyat pula.
5.     Warganegara memiliki kebebasan di dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
6.     Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
7.     Potensi,inisiatif dan daya kreasi setiap warganegara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.
8.     Fakit miskin dan anak-anak terlantar dipelihara Negara.
Melihat ciri-ciri diatas,maka terlihat bahwa perekonomian di Indonesia memelihara keseimbangan antara sosialisme murni dan kapitalisme murni.
Sistem Perekonomian di Indonesia menghindarkan :
1.     Adanya penghisapan manusia atas manusia seperti yang terdapat dalam sistem Kapitalisme.
2.     Adanya sistem Etatisme,inisiatif dan daya kreasi masyarakat dimatikan oelh Negara.
3.     Adanya sistem Monopoli,yakni adanya pemusatan kekuasaan ekonomi pada satu kelompok tertentu.

4.     Sebagai ilustrasi berikut ini adalah gambar arus peredaran dan pertukaran uang dan barang atau jasa dalam suatu perekonomian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jenis Sistem Perekonomian

 Jenis-jenis sistem perekonomian antara lain :  A.Merkantilisme Berdasarkan faham merkantilisme,Negara berusaha mendapatkan emas sebany...