Minggu, 25 Maret 2018

Etika Bisnis

Etika Bisnis

A.Pengertian Etika
           Kata etika berasal dari bahasa Yunani yaitu “ethos” yang mempunyai arti adat,akhlak,watak perasaan,sikap dan cara berpikir atau berarti adat istiadat.Dapat dikatakan pula bahwa etika adalah filsafat tentang nilai-nilai,kesusilaan tentang baik dan buruk.Jadi disamping mempelajari nilai-nilai,etika juga merupakan pengetahuan tentang batin seseorang yang sesuai dengan norma-norma etik.
Definisi :
1.                            Etika adalah tuntunan mengenai perilaku,sikap dan tindakan yang diakui,sehubungan dengan suatu jenis kegiatan manusia.
2.                           Etika merupakan dasar-dasar moral,termasuk ilmu mengenai kebaikan dan sifat-sifat tentang hak.
Pengertian Etika Bisnis
             Etika bisnis terkait dengan masalah penilaian terhadap  kegiatan dan perilaku bisnis yang mengacu pada kebenaran atau kejujuran berusaha(bisnis).Kebenaran disini yang dimaksud adalah etika standar yang secara umum dapat diterima dan diakui prinsip-prinsipnya baik oleh masyarakat,perusahaan dan individu.
          Banyak perusahaan yang kurang sukses dalam  berusaha dikarenakan kurang jujur terhadap konsumen dan tidak menjaga atau memelihara kepercayaan yang telah diberikan oleh konsumen.Dalam hal ini peran manajer sangat penting dalam mengambil keputusan-keputusan bisnis secara etis.

Faktor yang berpengaruh terhadap perilaku bisnis yang Nampak pada ilustrasi berikut :
-Lingkungan bisnis
              Seringkali para eksekutif perusahaan dihadapkan pada suatu dilema yang menekannya seperti misalnya harus mengejar kuota penjualan,menekan ongkos-ongkos,peningkatan efisiensi dan bersaing.Di pihak lain eksekutif perusahaan juga harus bertanggung jawab terhadap masyarakat agar kualitas barang terjaga,harga barang terjangkau.Di sini Nampak terdapat dua hal yang bertentangan harus dijalankan misalnya,menekan ongkos dan efisiensi tetapi harus tetap meningkatkan kualitas produk.Eksekutif perusahaan harus pandai mengambil keputusan etis yang tidak merugikan  perusahaan.
-Organisasi
                Secara umum anggota organisasi itu sendiri slaing mempengaruhi satu dengan yang lainnya (proses interaktif),Di lain pihak organisasi terhadap individu harus teteap berperilaku etis.misalnya masalah penguapahan,jam kerja maksimum.
-Individu
                 Seseorang yang memiliki filosofi moral,dalam bekerja dan berinteraksi dengan sesame akan berperilaku etis.Prinsip-prinsip yang diterima secara umum dapat dipelajari atau diperoleh dari hasil interaksi dengan teman,family,kenalan.
Dalam bekerja individu harus memiliki tanggung jawab moral terhadap hasil pekerjaannya dengan menjaga kehormatan profesinya.Bahkan beberapa profesi memiliki kode etik tertentu dalam pekerjaan.Seperti misalnya dokter,apoteker,bankir.

Kode etik diperlukan untuk hal seperti berikut ini :
a)    Untuk menjaga keselarasan dan konsistensi antara gaya manajemen strategis dan kebijakan dalam pengembangan usaha di satu pihak dengan pengembangan sosial ekonomi di lain pihak.
b)   Untuk menciptakan iklim usaha yang bergairah dan suasana persaingan yang sehat.
c)    Untuk mewujudkan integritas perusahaan terhadap lingkungan,masyarakat dan pemerintah.
d)   Untuk menciptakan ketenangana,kenyamanan,dan keamanan batikn bagi pemilik perusahaan atau investor bagi para karyawan.

e)    Untuk dapat mengangkat harkat perusahaan nasional di dunia perdagangan internasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jenis Sistem Perekonomian

 Jenis-jenis sistem perekonomian antara lain :  A.Merkantilisme Berdasarkan faham merkantilisme,Negara berusaha mendapatkan emas sebany...